Wednesday, August 04, 2004

Denali Yang Agung

Mt McKinley berdiri tegak di tanah alaska sejak jutaan tahun berselang. Punggungnya yang terbentuk dari cadas keras memutih ditutupi salju dingin. Sobat lamanya kaum Athabasca dengan setia memujanya dengan memberikan nama yang indah, Denali "The Great One". Dengan ketinggian puncak selatan 20,320 kaki (6,194m) dan puncak utara 19,470 kaki (5,934m) ia bagai tak tersentuh. Bagi orang-orang Athabasca, sebagaimana adat kaum Indian, Denali adalah dewa alam yang gagah.

Di Alaska cuaca begitu cepat berubah, terlebih lagi di Denali. Hawa dingin yang pernah terekam secara ilmiah dapat mencapai -60 derajat Fahrenheit! Langit yang cerah bisa seketika diliputi badai. Belum lagi tebing-tebingnya yang berdiri hampir tegak lurus. Perjalanan menuju puncak Denali sangat mustahil bahkan bagi penduduk lokal.

Tahun 1909, sebuah expedisi kembali ke peradaban. Frederick A. Cook seorang penjelajah menjadi masyhur diseluruh negeri. Ia bahkan menghadiri undangan makan malam National Geographic Society bersama presiden Amerika, Theodore Roosevelt. Saat itu Cook adalah pahlawan, namanya tercantum dalam almanak sebagai salah satu pencapaian terbesar abad 20 bagi bangsa Amerika dengan menaklukkan Mt. McKinley tahun 1906, orang amerika pertama yang menjelajah kedua kutub dan orang pertama di dunia yang mencapai kutub utara. Di kemudian hari kebenaran klaim Cook tentang kutub utara dan Mt. McKinley ini menjadi perdebatan panjang. Admiral Robert E. Peary yang juga melakukan klaim terhadap ekspedisi ke kutub utara lebih mendapat pengakuan dari para ahli.

Ekspedisi pertama yang berhasil mencapai puncak Selatan adalah ekspedisi Hudson Stuck, seorang misionaris dan penjelajah kelahiran London yang beremigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1885. Stuck yang pernah menjadi uskup di Dallas, Texas kemudian menjadi uskup di Yukon alaska pada tahun 1905. Bersama tiga rekannya, Harry Karstens, Walter Harper, dan Robert Tatum ia berdiri di puncak Mt. McKinley pada Juni tahun 1913. Dan orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Selatan adalah Walter Harper, seorang Indian Athabasca.

Sedangkan puncak utara ditaklukkan oleh Expedisi Sourdoughs(Tom Lloyd, Charles McGonagall, Peter Anderson, dan Bill Taylor). McGonagall, Anderson, dan Taylor berhasil mencapai puncak pada 3 April 1910. Tiga tahun sebelum ekspedisi Hudson Stuck. Basecamp terakhir mereka berada di ketinggian 11.000 kaki. Dengan hanya berbekal donat dan coklat panas mereka mencoba beberapa kali ke puncak. Mereka juga menarik sebuah tiang bendera sepanjang 14 kaki dan memancangkannya di ketinggian 19.000 kaki.

Mereka berharap bendera itu dapat dilihat dari Fairbank sebagai bukti mereka telah mencapai puncak. Namun ternyata dalam jarak yang begitu jauh bendera itu sama sekali tak terlihat. Hal ini kemudian menimbulkan keraguan banyak pihak akan kesuksesan mereka. Apalagi kemudian Lloyd sempat membual bahwa mereka telah menaklukkan kedua puncak. Tiga tahun kemudian keraguan tersebut sirna, ketika Hudson Stuck melihat sebuah tiang tanpa bendera terpancang kuat di puncak utara. Kisah pendakian ini menjadi terkenal, mengingat expedisi Sourdoughs dilakukan oleh para pekerja tambang sama sekali bukan pendaki.

Kisah pendakian ke puncak McKinley oleh ekspedisi Hudson Stuck dan Sourdoughs memang tak luput oleh keraguan publik atas kebohongan Cook. Cook sendiri sempat menghilang beberapa tahun menghindari publik. Setelah ia dibebaskan dari penjara karena spekulasi bisnis minyak bumi pada 1930, ia mengajukan lagi tuntutan ke pengadilan atas penjelajahannya ke kutub utara.

Cook meninggal pada tahun 1940 karena menderita radang paru-paru. Sebelum menghembuskan nafas terakhir Cook mendapatkan pengampunan dari Presiden Franklin Delano Roosevelt. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh sebuah ekspedisi di tahun 1994 dipastikan bahwa penjelajahan Cook pernah mencapai setidaknya 12.000 kaki menuju puncak. Namun hingga kini prestasinya sebagai pioneer penjelajahan ke kutub, dokter, fotografer dan penulis yang hebat terus dihantui perdebatan atas kebenaran klaimnya di puncak Denali dan titik paling utara bumi, kutub utara.



Sumber:
http://pearyhenson.org/polarcontroversy/
http://www.northernlatitude.com/denali.html
http://home.earthlink.net/~cookpeary/biography.html
http://www.cookpolar.org/about.htm
http://www.infoplease.com/

Recommended reading:
http://www.northernlatitude.com/reading.html

No comments: